produk
Foto Gambar Luang Phor Kuay Chutintharo (Foto Duduk dengan Aksara Suci Yant), Wat Khositaram
Dimensi
57 x 42 cm
Harga
749.000
Blessing

Wat Khositaram BE 2564 / CE 2021

100% ORIGINAL Foto Gambar Luang phor Kuay dalam Foto Duduk dengan Aksara Suci Yant  atau disebut (Roop Tai Hlang Yant/Foto Berlatar Belakang Yantra), Karakteristik Menampilkan Luang Phor Kuay dalam pose meditasi penuh yang diapit oleh dua Aksara Suci Yant besar di latar belakangnya. Yant di sebelah kanan atas kepala beliau merupakan Yant Na yang sangat ikonik dan sering beliau gunakan untuk perlindungan (Kongkrapan) serta kelancaran rezeki (Metta Mahaniyom).

Size : 57 x 42 cm dengan cap stempel kuil wat khositaram 100% ORIGINAL . (sudah di frame kaca)

Makna Religius dan Kepercayaan di Balik Foto beliau.

  • Bagi masyarakat lokal dan komunitas spiritual thailand, lembaran foto asli (Roop Tai) dari Luang Pho Guay tidak dianggap sebagai cetakan gambar biasa. Foto ini dipandang memiliki kekuatan berkah tersendiri karena beberapa alasan
  • Representasi Jimat Pelindung: Foto yang dicetak dan dibubuhi stempel resmi dari Wat Khositaram ini sering kali ikut diberkati lewat ritual pelafalan mantra suci (seperti Chinnabanchon).
  • Perisai Keselamatan & Keberuntungan: Banyak orang menempatkan bingkai foto ini di rumah, tempat usaha, atau kendaraan. Konon, memajang wajah beliau dipercaya membawa Metta Karuna (kasih sayang dan daya tarik positif), melancarkan rezeki/bisnis, serta menangkal marabahaya maupun energi negatif.
  • Pengingat Karma Baik: Semasa hidupnya, beliau selalu berpesan kepada murid-muridnya bahwa jimat atau foto suci hanyalah media pengingat agar manusia senantiasa berbuat kebajikan dan berpegang teguh pada ajaran Buddha.

Sejarah Singkat Luang Pho Guay 

Beliau lahir pada 2 November 1905 di Provinsi Chainat. Sejak usia muda, beliau sudah mahir membaca aksara Khmer kuno dan bahasa Pali. Gelar Monastik: Beliau ditahbiskan menjadi biksu pada usia 20 tahun dan mendapatkan gelar spiritual "Chutindharo", yang memiliki makna mendalam: "Ia yang memutus kekotoran atau belenggu keduniawian". Guru yang Dihormati: Beliau merupakan kepala biara Wat Khositaram yang sangat dicintai masyarakat karena kesederhanaan, kebijaksanaan, dan belas kasihnya yang tanpa batas. Mukjizat Keabadian Jasmani Luang Pho Guay wafat pada tahun 1979 (2522 BE). Namun, jasadnya secara ajaib tidak membusuk atau hancur. Hingga hari ini, jasad abadi beliau disemayamkan dalam peti kaca di paviliun kuil Wat Khositaram agar para peziarah dapat memberikan penghormatan langsung.

Cara Penempatan dan Merawat Foto berikut:

  • Posisi Altar (Bucha): Tempatkan foto berbingkai ini di tempat yang tinggi atau di atas altar rumah/tempat usaha. Pastikan posisinya berada di atas ketinggian pinggang manusia dan tidak diletakkan di lantai.
  • Arah Hadap: Sangat disarankan agar altar atau foto menghadap ke arah Timur atau Utara, karena arah ini dianggap membawa energi positif dalam tradisi Buddhis.
  • Hindari Area Terlarang: Jangan meletakkan foto menghadap langsung atau membelakangi dinding toilet, di dalam kamar tidur utama (kecuali ada tirai penutup khusus), atau di bawah tangga tempat orang berlalu-lalang di atasnya..
  • Persembahan (Opsional): Jika ingin memberikan persembahan di depan altar, Anda bisa meletakkan segelas air bersih, bunga segar (seperti melati atau teratai), serta menyalakan dupa (biasanya 3 batang) saat hendak bermeditasi atau membaca khata doa.

Khata Doa (Mantra Luang Phor Kuay)

"Namo Tassa Bhagavato Arahato Samma Sambuddhassa" (3x)

Setelah itu, lanjutkan dengan membaca Khata Luang Phor Kuay berikut untuk memohon berkah perlindungan, kelancaran rezeki, dan keselamatan:

"Supa-patipanno Bhagavato Savakasangho,

Anuttarang Puññakkhettang Lokassa-ti.

Iti-piso Bhagava, Chutintharo Namo Buddhaya

A-Ma-A-U, Na-Mo-Bud-Dha-Ya."

 

NB: harga sudah termasuk free ongkir + free packing kayu.