BE 2536 / CE 1993
Wat Bowonniwet, bangkok thailand.
Blessing Top Monks :
Fungsi dipercaya:
Bahan material rupang Buddha ini terbuat dari banyak peleburan amulet kuno yang top dimasa lalu kemudian dicampur dengan kuningan berlapis emas. Rupang Buddha ini lengkap dengan box original dari kuil dan telah lulus dari pengecekan depertemen seni dan budaya thailand.
Patung Buddha pra paire pinas ini terletak di pagoda utama Wat Bowon Niwet Viharn Bangkok. Phra Phairi Phinat adalah patung Buddha batu berlapis emas. Kesenian Sriwijaya, Pang Prathanphon (mirip dengan Pang Maravichai) hanya tangan kanan yang menghadap ke atas) Sejarah penciptaannya tidak diketahui dengan jelas. Saya hanya mengetahui bahwa ada seorang pemimpin yang datang untuk menghadap Yang Mulia Raja. Dipersembahkan kepada Yang Mulia Raja Mongkut (Raja Rama IV) sejak ia ditahbiskan dan bertempat tinggal di Wat Bowonniwet. Dia percaya itu Patung Budha ini mempunyai kekuatan menghilangkan bahaya. Biarlah mereka yang berniat jahat dikalahkan oleh Yang Mulia. Patung Buddha terletak di Phra Maha Chedi, Vihara Wat Bowonniwet. Bangkok
Wat bowon merupakan wat kuil sangat populer dithailand dan asia, bisa dikatakan wat vihara utama ke 2 kerajaan thailand setelah wat phra keaw, karena banyak para raja dan para biksu pertama kali ditabishkan disana atau bisa disebut titik 0 nya sangha theravada nya. Disana terdapat sebuah chedi emas yang besar menjulang tinggi kurang lebih 50 meter yang menyimpan relik relik suci Sang Buddha dan para muridnya.
Somdet Phra Sangharaja Chao Krommaluang Vajirañāṇasaṃvara adalah nama lengkap beliau, sedangkan nama lainnya adalah Somdet Phra Nyanasamvara / Somdet nyannasangwon (thai). Nama Dhamma beliau adalah Suvaḍḍhano. Beliau lahir pada tanggal 3 Oktober 1913. Pada masa kecilnya, beliau sangat tertarik dengan agama dan kehidupan membiara; beliau berkata bahwa, pada masa kecilnya, beliau suka berpakaian seperti seorang biksu, dan memberikan 'kotbah' kepada temannya dan keluarganya. Beliau sangat ada kaitan kuat dengan perkembangan agama Buddha di indonesia, beliau begitu banyak berjasa dengan banyak mentabishkan para bhikkhu senior STI (Sangha Therava Indonesia) di indonesia hingga sekarang agama Buddha di indonesia semakin berkembang. Beliau di tunjuk oleh King Bhumibol Adulyadej sebagai Patriarkh Tertinggi Thailand ke-19 (Sangha Raja Thailand / King Of Monks ke 19) sekte Theravada Dhammayuttika Nikaya hingga akhir hayatnya. Beliau mangkat pada tanggal 24 Oktober 2013 dibulan sama kelahirannya tepat di usia ke 100 tahun.